Series empat buku untuk jenjang Young Explorers (Level 2), dari Term 1 hingga Term 4. Dirancang dengan pendekatan speaking-first: kaya aktivitas, memperkenalkan hanzi melalui narasi visual.
Anak memperoleh bahasa pertamanya melalui urutan alami: mendengar terlebih dahulu, kemudian berbicara, dan terakhir mengenal aksara. Metodologi Little Explorer Series mengikuti prinsip yang sama dalam pengajaran bahasa Mandarin.
Pada rentang usia 3–4 tahun, kemampuan motorik halus anak masih dalam tahap perkembangan. Karena itu, buku ini memprioritaskan pengembangan kemampuan auditori dan verbal terlebih dahulu, sementara pengenalan hanzi diberikan sebagai stimulus visual — bukan sebagai tuntutan produksi tulisan. Pendekatan ini membangun familiaritas visual dengan karakter, sehingga anak lebih siap ketika masuk fase menulis di jenjang berikutnya.

"Pembuka series dengan struktur berbasis petualangan — memperkenalkan Mandarin melalui aktivitas eksplorasi yang sesuai perkembangan usia."
Buku pertama mencakup tema sapaan, warna, wajah, gerakan, keluarga, makanan, sopan santun, hewan, dan Tahun Baru Imlek. Struktur pembelajaran diorganisir dalam format quest dan mission untuk menjaga keterlibatan anak.
Contoh halaman yang merepresentasikan pendekatan pedagogis Buku 1 — pembelajaran melalui pengalaman, gerakan, dan konteks budaya.

Aktivitas budaya Tahun Baru Imlek yang mengintegrasikan produksi verbal dengan pengalaman ritual. Anak mengucapkan tiga ucapan tradisional (新年快乐, 恭喜发财, 万事如意) sebelum menerima angpao — memberikan konteks natural untuk penggunaan bahasa.

Aktivitas kinestetik yang memadukan gerakan fisik dengan produksi bahasa. Anak melakukan lima gerakan (拍手, 跳, 跑, 手, 脚) sambil mengucapkan 我会! setelah menyelesaikannya. Mendukung pembelajaran melalui pendekatan multisensori.

Halaman aktivitas kreatif yang memperkenalkan kosakata bagian wajah. Anak menempelkan atau menggambar sendiri mata, hidung, dan mulut, kemudian menyusun kalimat dengan struktur 我的脸有… Menggabungkan motorik halus dengan konstruksi kalimat sederhana.

Pengenalan onomatope Mandarin untuk suara hewan (喵, 汪, 泡泡, 啾啾). Aktivitas menirukan suara memanfaatkan kemampuan alami anak dalam imitasi vokal — cara yang efektif untuk melatih pengucapan tone bahasa Mandarin.

Aktivitas mengelompokkan makanan dengan stiker ilustrasi cat air. Anak menyusun "piring makan siang" sambil mengucapkan kalimat sederhana (我吃苹果, 好吃). Menghubungkan kosakata baru dengan konteks aktivitas sehari-hari.

Aktivitas pembuka Pekan 1. Anak menggambar dua teman baru yang dijumpai, menuliskan nama mereka, dan berlatih ucapan sapaan (你好). Menghubungkan pembelajaran bahasa dengan pengalaman sosial anak sehari-hari.

"Fase produksi verbal aktif — anak mulai membentuk kalimat sederhana secara mandiri, dengan pengenalan konsep visual hanzi dan literasi budaya Tionghoa."
Buku kedua memperluas kosakata dan memperdalam kesadaran visual terhadap hanzi melalui narasi bergambar. Pada fase ini, anak mulai berlatih menyusun kalimat lengkap secara mandiri.
Contoh halaman yang menunjukkan integrasi antara pengenalan karakter, aktivitas kognitif, dan literasi budaya.

Halaman ini memperkenalkan konsep karakter melalui prinsip embodied cognition — anak melihat ilustrasi tubuh yang membentuk hanzi 大 (besar) dan 小 (kecil). Pendekatan ini membantu anak menghubungkan bentuk visual karakter dengan pengalaman fisik mereka sendiri.

Halaman multi-modal yang mengintegrasikan empat aktivitas kognitif dalam satu ilustrasi bertema petualangan: pengenalan visual karakter, klasifikasi warna, perhitungan sederhana, dan produksi verbal.

Aktivitas observasi yang melatih critical thinking anak. Ilustrasi bertema Mid-Autumn Festival menyembunyikan lima elemen yang tidak sesuai konteks; anak melatih kemampuan analisis visual sambil belajar kosakata budaya dan berdiskusi bersama pendamping.

Pengenalan radikal 口 (mulut) melalui asosiasi visual. Karakter seperti 唱歌, 听, dan 喝水 dikelompokkan bersama ilustrasi mulut, membantu anak memahami bahwa hanzi memiliki struktur bermakna — pengenalan awal terhadap sistem radikal Mandarin.

Halaman pemahaman bertema Mid-Autumn Festival. Anak berkenalan dengan lima konsep kunci (中秋节, 月饼, 圆, 漂亮, 一起) melalui ilustrasi kontekstual. Menggabungkan latihan kosakata dengan literasi budaya.

Lembar stiker dengan ilustrasi cat air orisinal — mooncake, lentera, anak berbusana hanfu, dan bintang penanda milestone. Berfungsi ganda: sebagai reward system untuk motivasi anak dan sebagai eksposur visual terhadap elemen budaya Tionghoa.

"Fase konsolidasi dan transisi menuju literasi — memperkenalkan aktivitas menulis hanzi pertama melalui sistem pembelajaran bertahap."
Buku ketiga adalah yang terpanjang dalam series (72 halaman) dan menandai transisi penting: pengenalan aktivitas menulis hanzi pertama (一, 二, 三), terintegrasi dengan aktivitas sensori dan permainan.
Contoh halaman yang menunjukkan progresi menuju literasi awal — dari pengenalan pola kalimat hingga menulis hanzi pertama.

Halaman tematik hewan laut yang berkoresponden dengan ilustrasi sampul. Anak berlatih pola kalimat seperti 鱼在海里游 dan 鲨鱼很大 sambil mengidentifikasi setiap makhluk laut. Menggabungkan kosakata dengan struktur kalimat lokatif.

Aktivitas yang memperkenalkan konsep superlatif 最 melalui pilihan personal. Anak memilih hewan favorit dan menempelkan stikernya, kemudian menyusun kalimat dengan struktur 我最喜欢… Pengenalan konsep gramatikal ini di usia dini memberikan fondasi awal untuk struktur perbandingan.

Aktivitas sensori yang melibatkan indra penciuman dalam pembelajaran kosakata deskriptif. Anak mencium setiap stiker dan mengategorikannya sebagai 香 (wangi) atau 不香 (tidak wangi). Pendekatan multisensori memperkuat retensi kosakata dan mengaitkan bahasa dengan pengalaman konkret.

Halaman peta ilustratif dengan tiga lokasi utama (家, 学校, 公园). Anak menggambar jalur perjalanan, menempelkan stiker kendaraan, dan menyusun kalimat dengan struktur 我坐…去… Melatih spatial reasoning bersama konstruksi kalimat dengan objek dan tujuan.

Momen milestone: pengenalan aktivitas menulis hanzi pertama. Sistem pembelajaran bertahap (scaffolded): baris pertama mengikuti kotak dengan penanda goresan baru berwarna merah, baris kedua menelusuri bayangan abu-abu sebagai panduan, dan kotak terakhir tanpa bantuan. Dimulai dengan karakter paling sederhana yang memperkenalkan konsep stroke order.

Aktivitas kinestetik yang mengaitkan kata kerja dengan gerakan tubuh. Anak melakukan gerakan mengepakkan tangan seperti kupu-kupu (蝴蝶) sambil mengucapkan 飞. Pendekatan ini memperkuat retensi kosakata melalui memori motorik.
Buku penutup jenjang Young Explorers, mengonsolidasikan kemampuan verbal dan memperluas kosakata anak sebagai persiapan menuju jenjang Mighty Storytellers (Level 3). Sampul dan konten dalam tahap finalisasi — peluncuran resmi pada 3 Oktober 2026.
Kurikulum lengkap dari Term 1 hingga Term 4 dalam satu paket. Buku 4 termasuk dalam pre-order, dikirim saat peluncuran 3 Oktober 2026.
Setiap bundle datang dengan merchandise set curated yang bikin unboxing seru dan belajar lebih terstruktur.
💬 Chat WA → konfirmasi order → pembayaran → pengiriman (batch pertama untuk Buku 4)
Ongkos kirim belum termasuk — disesuaikan lokasi pengiriman.
Di Buku 3 Pekan 9, anak diperkenalkan pada aktivitas menulis hanzi melalui sistem pembelajaran scaffolded. Baris pertama menelusuri kotak-kotak dengan penanda goresan baru berwarna merah; baris kedua menelusuri bayangan abu-abu sebagai panduan; kotak terakhir memberi ruang untuk menulis mandiri.
Karakter awal yang diperkenalkan adalah 一, 二, dan 三 — pilihan yang tepat untuk memperkenalkan konsep stroke order (urutan goresan) sejak awal, tanpa membebani anak dengan struktur karakter yang kompleks.

Ga siap commit full bundle? Coba 1 buku dulu untuk lihat cocok atau tidak.
Hubungi kami melalui WhatsApp untuk order bundle, buku satuan, atau pre-order Buku 4.
Program Pre-K Hero Series di Native Mandarin menggunakan kurikulum yang sama, dengan tambahan pengajar bersertifikat dan pengucapan native.
Lihat Program Pre-K Hero Series →